Cara Menanam Bawang Merah Hidroponik Dengan Wick System
0 Comments

Selain sebagai bumbu pernyedap masakan, bawang merah juga banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan. Dengan banyaknya manfaat bawang merah ini, jadi tidak adalah salahnya kalau anda menanam sendiri bawang merah ini di rumah. Adapun cara menanam bawang merah di rumah adalah sebagai berikut :

1. Menyiapkan Alat dan Bahan

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah untuk menanam bawang merah dengan media air adalah menyiapkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan, seperti :

Pot (gunakan botol atau toples sebagai alternatif)

Cutter

Gunting

Kain Flanel

Media tanam (cocopeat atau arang sekam)

Bibit bawang merah

Nutrisi hidroponik/ab mix

Alat pengukur pH

Alat pengukur TDS

Air

2. Menyiapkan Pot dan Tandon Nutrisi

Dalam hal ini, pot dan tandon yang harus disiapkan bisa berupa barang bekas seperti toples atau botol. Setelah semua sudah disiapkan, berikut langkah-langkah yang harus anda ikuti :

Pastikan ukuran pot sesuai dengan ukuran toples yang sudah disiapkan.

Lalu lubangi tutup toples (sesuaikan bentuk dan ukuran lubang dengan pot yang disediakan)

Buat lubang udara berdiameter kurang lebih 1 cm di bagian samping toples.

Kemudian buat lubang udara sedikit lebih rendah ke bawah dari posisi pot.

Lalu gunting kain flanel dan pasang pada bagian bawah pot.

Masukkan media tanam di dalam pot.

Setelah itu cat toples/tandon supaya larutan nutrisi tidak ditumbuhi lumut (pilih warna cat yang tidak tembus cahaya).

3. Menyiapkan Media Tanam

Langkah berikutnya adalah menyiapkan media tanam. Hidroponik biasanya menggunakan arang sekam atau cocopeat sebagai media tanam. Anda juga bisa mencampur keduanya dengan perbandingan 1:1. Sebelum anda memasukkan media tanam ini ke dalam pot, maka pastikan agar anda terlebih dahulu memasang sumbu yang terbuat dari bahan kain flanel.

4. Menyiapkan Bibit

Dalam hal ini, anda bisa menggunakan bawang merah yang ada di dapur sebagai bibit untuk menanam. Untuk memilih bibit terbaik, pilihlah bawang yang terlihat kering dan tua. Hal ini bisa anda lihat dari warna bawang yang terlihat mengkilap dan padat. Selain itu, pastikan juga anda menggunakan bawang yang nampak calon akarnya. Setelah itu potong sedikit saja ujung dari bawang merah, kira-kira 1/5 dari ukuran bibit.

5. Menanam Bibit

Pertama siram terlebih dahulu media tanam dengan air biasa. Lalu, tanamkan setengah bagian bibit ke media tanam. Letakkan media tanam di tempat yang teduh selama 3-4 hari atau sampai bawang mengeluarkan tunas. Jika sudah bertunas mencapai 1 cm, isi tandon dengan larutan nutrisi ab mix dan simpan di tempat yang terkena sinar matahari.

6. Memastikan Kebutuhan PPM

Dalam hal ini, anda harus memastikan kebutuhan dan pH nutrisi yang dibutuhkan. Karena setiap tahap pertumbuhan, kebutuhan PPM nutrisi bawang hidroponik selalu berubah-ubah. Intinya, semakin tua usia bawang merah, maka akan semakin banyak juga kebutuhan nutrisi PPM.

7. Proses Pemeliharaan dan Perawatan

Memelihara dan merawat merupakan tahapan yang paling krusial yang harus anda lakukan supaya tanaman bawang merah hidroponik dapat tumbuh dengan maksimal. Dalam tahapan ini anda harus memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi dengan cara menjaga kestabilan pH air menggunakan alat pengukur pH. Selain itu, lakukan pemeriksaan larutan nutrisi pada tandon secara berkala. Anda bisa memanen bawang ini setelah berusia 60-65 hari, atau ketika daunnya sudah menguning rebah.